kerendahan hati – buku life balance ways

“Kerendahan hati merupakan cerminan kecerdasan spiritual seseorang. Pribadi yang rendah hati dan pandai menghargai orang lain adalah pribadi yg memiliki kecerdasan spiritual tinggi. Unsur penting yang diperlukan dalam pembentukan karakter pribadi mulia.”

Seorang pimpinan perusahaan yang dikenal baik dan dihargai oleh anak buahnya, mengadakan acara perpisahan pensiun dirinya dengan mengundang semua karyawannya. Di tengah-tengah acara berlangsung, seorang penjaga keamanan (satpam) memberanikan diri ke depan dan mengucapkan terima kasih atas kepemimpinannya selama ini. Ia berkata, “saya berterima kasih karena bapak selalu mengatakan minta tolong ketika meminta saya melakukan tugas saya dan selalu mengucapkan terima kasih untuk hal-hal kecil yang saya lakukan. Bapak adalah pimpinan tertinggi di kantor ini, namun saya sebagai karyawan bawah merasa sangat dihargai karena bapak tidak pernah merendahkan saya.”

Inilah salah satu cerminan sikap rendah hati seorang pimpinan. Sayangnya, dewasa ini semakin sulit menemukan orang-orang yang memiliki sikap rendah hati seperti ini. Sebaliknya, sikap egoisme yang lebih menonjol dan menguasai sikap hidup manusia di abad modern sekarang ini. “Akulah yang paling hebat, engkau tidak ada apa-apanya,” demikianlah sikap egoisme dan kesombongan yang seringkali menguasai manusia modern dewasa ini. Tengoklah berbagai peristiwa di negeri ini, banyak orang yang tersinggung sedikit saja sudah mengamuk, atau harga dirinya tersentuh sedikit sudah tersinggung luar biasa.

Padahal kita tahu rendah hati merupakan salah satu sifat yang penting dalam membangun karakter pribadi sukses dan mulia. Bersama-sama dengan sifat-sifat lainnya seperti kejujuran, integritas, keikhlasan, rasa syukur dan lainnya, merupakan bagian dari pembentuk karakter pribadi sukses dan mulia. Kerendahan hati juga merupakan cerminan dari tingginya kecerdasan spiritual seseorang. Seseorang yang memiliki sifat rendah hati berarti ia memiliki kesadaran yang tinggi akan posisi dirinya hanyalah sebagai “hamba” atau “abdi” dari Allah Tuhan YME. Kesadaran inilah yang menjadikan seseorang tidak berlaku sombong, serakah dan tinggi hati.

Dalam dunia karier dan bisnis, sikap rendah hati juga merupakan unsur penting yang harus dimiliki oleh pribadi yang ingin meraih sukses dan kemuliaan. Hal ini telah dibuktikan oleh hasil riset yang dilakukan oleh Gay Hendrick dan Kate Ludeman terhadap 800-an manajer perusahaan. Salah satu kesimpulan dari hasil riset yang telah mereka lakukan selama bertahun-tahun tersebut adalah bahwa para pemimpin, para manager yang berhasil membawa perusahaan atau organisasinya ke puncak kesuksesan, ternyata mereka adalah orang-orang yang memiliki integritas, mampu menerima kritik, memiliki sikap rendah hati, dan mengenal dirinya dengan baik. Dengan demikian hal ini membuktikan bahwa mereka para pemimpin, manager yang meraih kesuksesan ini ternyata adalah manusia-manusia yang memiliki sifat rendah hati.

Pribadi yang rendah hati adalah pribadi yang dapat menghargai orang lain dan memandang bahwa orang lain sebagai ciptaan Tuhan yang memiliki keunikan dan keistimewaan. Mereka adalah pribadi yang senantiasa membuat orang lain merasa penting dan dihargai. Mereka mampu mengutamakan kepentingan yang lebih besar dari kepentingan dirinya. Mereka memiliki hati yang terbuka terhadap berbagai masukan, kritikan dan memiliki kesediaan untuk banyak berbagi dengan sesamanya.

Kita perlu belajar rendah hati, karena Allah mengasihi orang yang rendah hati dan membenci orang-orang yang sombong. Sikap rendah hati juga mengundang simpati dan dukungan dari sesama, sebagai modal penting bagi keberhasilan. Pertanyaannya bagaimana mengendalikan egoisme pribadi, sehingga dapat menjaga sikap rendah hati dalam kehidupan modern dewasa ini? Temukan inspirasinya dalam buku terbaru saya, “Life Balance Ways” yang diterbitkan Elex Media Komputindo (Kompas Group).

Ary Ginanjar Agustian dari ESQ Leadership Center dan penulis buku best seller ESQ Power, memberikan pujiannya untuk buku “Life Balance Ways,”: “Keseimbangan adalah jalan menuju kebahagiaan dan kesuksesan hidup manusia. Bahkan tanpa keseimbangan alam semesta pun niscaya akan binasa. Buku Life Balance Ways karya Eko Jalu Santoso ini menuntun pembaca untuk berada dalam jalan keseimbangan.”

Anda ingin meraih sukses dan kemuliaan dalam berbagai bidang kehidupan, pertahankan sikap rendah hati. Semoga Bermanfaat.

About the author

ekojalusantoso

Book Author, Public speaker and Motivator

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*