10 karakter pribadi sukses mulia

Oleh: Eko Jalu Santoso

Ketika ditanyakan tujuan hidupnya, hampir setiap orang dari golongan manapun, agama apapun, bangsa manapun, selalu menginginkan kesuksesan dalam hidupnya. Sukses sudah menjadi tujuan banyak manusia, apapun pardigma sukses itu baginya. Namun apakah sukses itu dapat menjamin kemuliaan hidup seseorang ? Jawabannya, belum tentu. Kalau itu yang dimaksudkan kemuliaan hidup di dunia, mungkin bisa. Karena kemuliaan hidup di dunia bisa didapatkan dengan kekayaan harta. Namun kalau itu kemuliaan hidup dunia dan akherat, belum tentu. Karena kemuliaan hidup di akhirat hanya dapat diperoleh dengan ketakwaan kepada Allah swt.

Banyak diantara kita yang masih mempersepsikan arti kesuksesan hidup. Pandangan umum sebagian besar orang dalam mengukur kesuksesan hidup hanyalah dari segi materi, seperti memiliki kekayaan pribadi, memiliki jabatan yang tinggi, memiliki popularitas dan lain sebagainya. Mereka masih belum melihat pada sisi kemuliaannya. Padahal, materi baru dapat dijadikan tolok ukur sukses dunia saja, tetapi tidak dapat dijadikan tolok ukur seseorang itu meraih kemuliaan hidupnya. Materi tidak menjamin seseorang meraih kemuliaan, kalau dirinya tidak memahami keutamaan dari materi tersebut dengan benar. Kalau demikian memiliki cita-cita menjadi sukses saja belumlah cukup, karena belum dapat menjamin kemuliaan hidup di akherat. Untuk dapat menjamin kesuksesan di dunia dan akherat diperlukan sukses dan mulia. Ya, sukses mulia, siapa yang tidak ingin meraih sukses mulia ? Inilah cita-cita tertinggi banyak manusia. Mungkin cita-cita Anda dan termasuk saya masih terus belajar dan berusaha untuk dapat mencapai sukses mulia ini. Pertanyaannya, bagaimana agar kita dapat mencapai pribadi yang sukses dan mulia ? Untuk mencapai kesana, kita perlu memahami bagaimana cirri-ciri pribadi Sukses mulia itu.

Beberapa yang dapat kami rangkum mengenai ciri-ciri pribadi sukses dan mulia adalah:

1. Pandai Membina Hubungan.

Tidak ada orang yang sukses tanpa mendapatkan dukungan dari orang lain.
Karena itu orang-orang yang sukses dan mulia, bukan hanya pandai dalam membina hubungan dengan orang lain, melainkan pandai meraih dukungan dari orang lain. Mereka adalah pribadi yang senang menyambung tali persaudaraan dalam setiap kondisi, menebarkan salam, memerhatikan urusan orang lain, memiliki sikap empati pada orang yang membutuhkan dan berusaha mengamalkan kebajikan. Mereka pandai dala membina hubungan dengan hati. Bagaimana membina relationship dengan hati ? Dalam buku saya “Heart Revolution” yang diterbitkan Elex Media Komputindo, salah satunya membahas dengan detail kiat-kiat Sukses membina relationshipo dengan hati. Mereka yang pandai membina hubungan dengan hati, setiap kehadiran dirinya menjadikan kenyamanan bagi orang lain, karena senantiasa menebarkan kebajikan bagi sesama. Hasilnya banyak orang yang senang dan mendukungnya. Inilah yang dapat mengantarkan dirinya meraih Sukses dalam karier dan kehidupan bisnisnya.

2. Senang Menuntut Ilmu

Salah satu ciri pribadi Sukses mulia adalah senang menuntut ilmu dan mengamalkan > ilmunya untuk kebaikan bagi orang lain. Ia meyakini memiliki ilmu pengetahuan dapat mengantarkan dirinya meraih sukses dan kemuliaan hidup. Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Allah dalam kitab suci-Nya, ”Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.

3. Beriman kepada Allah SWT

Ciri lain yang sangat mononjol pada pribadi orang yang sukses dan mulia adalah memiliki keyakinan keimanan kepada Allah SWT. Mereka senantiasa menghadirkan Allah Tuhan Yang Maha Kuasa dalam setiap aktivitas kehidupannya. Tidak pernha meninggalak perintah-perintahny a dan dalam karier, Bisnis dan kehidupannya tidak melanggar syraiat yang ditetapkanm oleh Allah. Mereka senang mengerjakan amal saleh dan saling menasihati dalam kebenaran dengan kesabaran.

4. Berakhlak Yang Baik

Pribadi Sukses mulia memiliki akhlak dan perilaku yang baik. Mereka dapat menjadi teladan dalam kebajikan dan khlak mulia. Akhlak itu tempatnya ada di dalam hati. Ia adalah “pusat komando” perilaku manusia atau penentu baik-buruk perilaku seseorang. Kalau hatinya bersih, maka akhlaknya dijamin baik. Dengan demikian kejernihan hati adalah > fondasi penting bagi akhlak yang baik. Mereka yang berakhlak baik, memiliki sifat pemaaf, suka mengajak kepada kebenaran, penuh kasih sayang, suka berlindung hanya kepada Allah SWT.

5. Berpikir dan Bersikap Positif

Berpikir, bersikap dan bertindak positif adalah salah satu ciri pribadi yang sukses mulia. Dalam menyikapi banyak hal dalam kehidupan yang datang kepadanya selalu mengarahkan hati dan pikirannya pada sisi positif. Menghindari prasangka negative, baik dari dalam hati maupun dalam ucapan dan tindakan. Memandang positif setiap kejadian yang datang. Tindakannya selalu mengandung kebajikan, membuat orang lain senang, atau tidak menyakiti hati orang lain. Pembicaraannya selalu baik, kata-katanya santun, lemah-lembut, yang dilandasi kejujuran dan kebenaran atau “shidqi ”.

6. Sikap Rendah hati

Pribadi Sukses mulia adalah pribadi yang rendah hati atau tawadhu’. Memiliki perasaan lemah dan kecil di hadapan Allah Yang Maha Besar. Menyadari bahwa dirinya adalah “hamba” atau abdi Allah semata. Sifat ini akan membuat seseorang tidak berlaku sombong, tidak memandang dirinya paling benar, tidak berlaku arogan dan mampu mengendalikan ego dalam dirinya. Apapun posisinya saat iin, kekuasaan yang dimilikinya, harta kekayaan yang dimilikinya, jabatan tinggi yang dipegangnya, menyadari semuanya datangnya dari Allah swt. Maka ia hanya menggunakannya untuk kepentingan mengabdi kepada Allah semata. Ia tunduk kepada kebenaran dan mengikutinya, walaupun kebenaran itu datang dari orang kecil sekalipun.

7. Kuat dan tahan banting

Ketujuh adalah memiliki sifat yang kuat dan tahan banting. Artinya memiliki ketahanan fisik dan mental yang tinggi, memiliki kesehatan jasmani dan rohani yang kuat . Ketika menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan, tidak mudah putus asa dan tidak suka mengeluh. Tidak pernah berputus asa atas rahmat Allah. Berani menghadapi tantangan perubahan dalam kehidupan. Kuat juga bisa dimaknai unggul dan berkualitas.

8. Mengendalikan Emosi

Emosi adalah inti rahasia kebijaksanaan, demikian salah satu tulisan yang saya bahas dalam buku saya “Heart Revolution” yang diterbitkan Elex Media Komputindo dan beredar di Gramedia. Dalam salah satu bab buku tersebut secara detail dibahas bagaimana dapat mengendalikan emosi dan mampu mengubahnya menjadi energi positif bagi kesuksesan pribadi. Salah satu cirri pribadi Sukses mulia adalah pandai mengendalikan emosi . Emosi sesungguhnya sangat dekat dengan nafsu dan ego pribadi. Kalau hal itu diperturutkan dalam membawa malapetaka. Orang sedang emosi sebenarnya sedang dikuasai hawa nafsu dan eg pribadinya . Hal ini menutup hati dan pikirannya menjadi tidak jernih dan tidak bersih. Akibatnya a kalnya menjadi tidak berfungsi normal. Ada pepatah bijak yang mengatakan bahwa, “ orang yang gagah perkasa bukanlah kuat bergulat, tetapi orang yang gagah perkasa adalah yang dapat mengendalikan nafsunya (dirinya) ketika sedang dilanda emosi marah.”

9. Bertumbuh Lebih Baik Setiap Hari

Senang mengembangkan kualitas dirinya untuk terus bertumbuh lebih baik setiap hari. Mereka mengikuti yang disabdakan oleh Nabi dengan selalu berusaha agar hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini, agar dapat menjadi manusia yang beruntung. Inilah prinsip hidupnya baik dalam kehidupan sosial, spiritual maupun kehidupan profesionalnya, selalu berusaha meriah prestasi lebih baik setiap harinya.

10. Pandai bersyukur dan “Qana’ah”

Pandai bersyukur atas segala rahmat dna kenikmatan yang diterimanya dari Allah adalah ciri pribadi Sukses mulia. Merasa serba berkecukupan atau “Qana’ah” dengan rezeki dan karunia yang diberikan oleh Allah SWT. Sikap demikian membuatnya tenang, damai di hati dan senantiasa pandai mensyukuri pemberian-Nya. Sikap demikian > tiak berarti melemahkan semangat dan motivasi untuk berprestasi lebih tinggi. Namun dapat menerima setiap hasil yang diperoleh dalam setiap tahapan proses dengan penuh rasa syukur, dengan terus berikhtiar untuk mengembangkan kualitas diri lebih tinggi.
Salam GoodEthos !!

About the author

ekojalusantoso

Book Author, Public speaker and Motivator

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*