Jadilah Keajaiban Bagi Orang Lain

Cerita bisa menjadi jembatan pemahaman yang baik untuk sebuah tulisan. Melalui cerita orang akan lebih mudah mencerna akan makna dari sebuah pesan yang ingin disampaikan. Kali ini saya ingin berbagi cerita yang saya dapatkan dari broadcast email yang masuk ke account saya. Diceritakan seorang anak sedang berjalan-jalan bersama ayahnya. Di tengah perjalanan mereka menemukan ada sepasang sepatu tua yang tergeletak di pinggir jalan. Mereka yakin sepatu tersebut milik salah seorang pekerja proyek tidak jauh dari lokasi.

Sang anak berkata pada ayahnya, “Yah, ayo kita sembunyikan sepatu tua ini, lalu kita bersembunyi dibalik semak-semak dan melihat apa yg terjadi kemudian.”

Ayahnya menjawab, “Jangan anakku, kita tidak boleh bersenang-senang dibalik kesulitan orang lain. Kita dapat melakukan sesuatu yg lebih baik.”

Sang anak bertanya, “ Caranya bagaimana ayah.”

Ayahnya menjawab, “ Ayah ada ide, ayo kita masukan uang ke dalam kedua sepatu butu ini. Lalu kita bersembunyi untuk melihat bagaimana reaksi orang tersebut.”

Si anak dan ayahnya itupun akhirnya bersama-sama memasukan uang ke dalam kedua sepatu tersebut, lalu mereka bersembunyi dibalik semak-semak.

Tak lama kemudian, si empunya sepatu keluar dari hutan dan bergegas mengambil sepatunya. Ketika memasukkan salah satu kakinya, ia merasakan ada
Sesuatu benda yang mengganjal. Ia nampak terkejut dan terheran-heran setelah me;lihat ke dalam sepatunya, karena ada uang di dalam sepatunya. Ia memegang sambil menatap uang tersebut yang jumlahnya lumayan. Lalu ia memasukan kakinya ke sepatu lainnya. Lagi-lagi ia terkejut karena ada uang di dalam sepatu yang satunya lagi.

Perasaan kaget sambil terharu menyelimuti si pekerja tersebut. Segera ia menengadahkan tangan ke atas sambil mengucapkan doa syukur yang terdengar jelas dari mulutnya. Ia berbicara mengenai istrinya yang sedang sakit membutuhkan obat, serta anaknya yang memerlukan biaya sekolah. Ia bersyukur atas kemurahan Tuhan YME yang telah memberikan uang melalui orang yang tidak ia ketahui.

Melihat hal itu, sang anak ikut terharu dan meneteskan airmata. Ia berpaling pada ayahnya sambil berkata;
“Terimakasih ayah, engkau telah memberiku pelajaran yang tak akan aku lupakan.”

Sahabat profesional yang berhati mulia, seringkali tanpa kita sadari kita melakukan sesuatu kesenangan, dibalik kesusahan orang lain. Memanfaatkan sebuah peluang di tengah kesusahan yang dihadapi orang lain. Sebaiknya hal yang demikian kita hindari. Lebih baik kita membiasakan untuk selalu berprasangka baik dan berbuat baik bagi orang lain.

Salah satu etos terbaik dan mulia dalam buku Good Ethos adalah membudayakan etos empati penuh peduli. Etos ini mengajarkan kepada kita untuk selalu memiliki sikap empati terhadap orang lain dan memiliki kepedulian untuk membantu sesama. Kita dapat membudayakan etos empati penuh peduli ini melalui hal-hal kecil yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari.

Kita bisa memulai melakukan hal-hal baik yang meskipun nampaknya kecil bagi kita, mungkin saja itu berarti besar bagi orang lain. Kita bisa menjadi “keajaiban” bagi orang lain. Tidak harus melakukan hal-hal besar, tetapi bisa dengan melakukan hal-hal kecil yang kita temui di sekitar kita. Cobalah lakukan hari ini dan Anda akan mendapatkan pengalaman yang luar biasa.

About the author

ekojalusantoso

Book Author, Public speaker and Motivator

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*