September 2015

GOOD ETHOS

Let’s be very sensitive

Oleh: Eko Jalu santoso Saya baru saja membaca memo dari Howard Schultz, CEO Starbuks yang dikirimkan kepada para stafnya tanggal 24 Agustus 2015. Memo ini dikirimkan menanggapi adanya gejolak pasar saham di Amerika serikat yang disebut sebagai “black monday”. Kondisi gejolak ekonomi ini membuat Howard Shultz segera mengirimkan memo kepada 190 karyawan Starbuck, dengan subjek pesan yang berbunya, “Let’s be very sensitive to the pressures our customers may be feeling”. Pada hari pelanggan nasional hari…