Kejujuran dan Integritas
“Kejujuran dan integritas merupakan salah satu etos kerja mulia yang menjadi modal utama bagi sukses dan kemuliaan. Karena jujur dan memiliki integritas menjadikan seseorang dapat diandalkan dan pantas menjadi teladan.”
Etos kerja mulia mendorong untuk melahirkan seorang profesional yang jujur dan memiliki integritas tinggi. Dalam hal ini, Stephen R. Covey membedakan antara kejujuran dan integritas adalah, “ Honesty is telling the truth, in other word, conforming our words to reality. Integrity is conforming to our words, in other word, keeping promises and fulfilling expectations.”
Dengan demikian jujur berarti kata-katanya dapat dipegang dan diwujudkan, inilah yang akan melahirkan kepercayaan. Sedangkan kepercayaan merupakan modal utama bagi kesuksesan dalam berbagai bidang kehidupan. Meskipun demikian jujur saja belumlah cukup, masih diperlukan memiliki integritas tinggi. Karena meskipun jujur tetapi kalau tidak memiliki inetegritas berarti belum bisa diandalkan. Sebaliknya seseorang memiliki integritas, tetapi tidak jujur maka akan diragukan itikad baiknya, berarti tidak dapat dipercaya.
Hendaknya kejujuran dan integritas ini dilakukan secara simultan dan terintegrasi, sehingga melahirkan kebiasaan yang melegenda menjadi sebuah kepribadian mulia. Kalau ingin menjadi pribadi unggul dan dapat diandalkan, maka kejujuran dan integritas tidak dapat ditawar lagi. Marilah membudayakan kejujuran dan integritas agar menjadi pribadi yang dapat diandalkan dan pantas menjadi teladan.
Salam Mulia,
Eko Jalu Santoso| Founder Motivasi Indonesia| www.ekojalusantoso.com
Penulis Buku “THE WISDOM OF BUSINESS”, Elex Media Komputindo
