Archive for April, 2008

10 KARAKTER PRIBADI SUKSES MULIA

Tuesday, April 29th, 2008

Oleh: Eko Jalu Santoso

Ketika ditanyakan tujuan hidupnya, hampir setiap orang dari golongan manapun, agama apapun, bangsa manapun, selalu menginginkan kesuksesan dalam hidupnya. Sukses sudah menjadi tujuan banyak manusia, apapun pardigma sukses itu baginya. Namun apakah sukses itu dapat menjamin kemuliaan hidup seseorang ? Jawabannya, belum tentu. Kalau itu yang dimaksudkan kemuliaan hidup di dunia, mungkin bisa. Karena kemuliaan hidup di dunia bisa didapatkan dengan kekayaan harta. Namun kalau itu kemuliaan hidup dunia dan akherat, belum tentu. Karena kemuliaan hidup di akhirat hanya dapat diperoleh dengan ketakwaan kepada Allah swt.

Banyak diantara kita yang masih mempersepsikan arti kesuksesan hidup. Pandangan umum sebagian besar orang dalam mengukur kesuksesan hidup hanyalah dari segi materi, seperti memiliki kekayaan pribadi, memiliki jabatan yang tinggi, memiliki popularitas dan lain sebagainya. Mereka masih belum melihat pada sisi kemuliaannya. Padahal, materi baru dapat dijadikan tolok ukur sukses dunia saja, tetapi tidak dapat dijadikan tolok ukur seseorang itu meraih kemuliaan hidupnya. Materi tidak menjamin seseorang meraih kemuliaan, kalau dirinya tidak memahami keutamaan dari materi tersebut dengan benar.

Kalau demikian memiliki cita-cita menjadi sukses saja belumlah cukup, karena belum dapat menjamin kemuliaan hidup di akherat. Untuk dapat menjamin kesuksesan di dunia dan akherat diperlukan sukses dan mulia. Ya, sukses mulia, siapa yang tidak ingin meraih sukses mulia ? Inilah cita-cita tertinggi banyak manusia. Mungkin cita-cita Anda dan termasuk saya masih terus belajar dan berusaha untuk dapat mencapai sukses mulia ini. Pertanyaannya, bagaimana agar kita dapat mencapai pribadi yang sukses dan mulia ?

Untuk mencapai kesana, kita perlu memahami bagaimana cirri-ciri pribadi Sukses mulia itu. Beberapa yang dapat kami rangkum mengani cirri-ciri pribadi sukss mulia adalah:

1. Pandai Membina Hubungan

Tidak ada orang yang sukses tanpa mendapatkan dukungan dari orang lain. Salah satu contohnyanya, kesuksesan pasangan HaDE menjadi Gubernur Jawa Barat tidak lepas dari dukungan para pemilihnya. Karena itu orang-orang yang sukses dan mulia, bukan hanya pandai dalam membina hubungan dengan orang lain, melainkan pandai meraih dukungan dari orang lain. Mereka adalah pribadi yang senang menyambung tali persaudaraan dalam setiap kondisi, menebarkan salam, memerhatikan urusan orang lain, memiliki sikap empati pada orang yang membutuhkan dan berusaha mengamalkan kebajikan. Mereka pandai dala membina hubungan dengan hati. Bagaimana membina relationship dengan hati ? Dalam buku saya “Heart Revolution” yang diterbitkan Elex Media Komputindo, salah satunya membahas dengan detail kiat-kiat Sukses membina relationshipo dengan hati. Mereka yang pandai membina hubungan dengan hati, setiap kehadiran dirinya menjadikan kenyamanan bagi orang lain, karena senantiasa menebarkan kebajikan bagi sesama. Hasilnya banyak orang yang senang dan mendukungnya. Inilah yang dapat mengantarkan dirinya meraih Sukses dalam karier dan kehidupan bisnisnya.

2. Senang Menuntut Ilmu

Salah satu ciri pribadi Sukses mulia adalah senang menuntut ilmu dan mengamalkan ilmunya untuk kebaikan bagi orang lain. Ia meyakini memiliki ilmu pengetahuan dapat mengantarkan dirinya meraih sukses dan kemuliaan hidup. Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Allah dalam kitab suci-Nya, ”Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.”

3. Beriman kepada Allah SWT

Ciri lain yang sangat mononjol pada pribadi orang yang sukses dan mulia adalah memiliki keyakinan keimanan kepada Allah SWT. Mereka senantiasa menghadirkan Allah Tuhan Yang Maha Kuasa dalam setiap aktivitas kehidupannya. Tidak pernha meninggalak perintah-perintahnya dan dalam karier, Bisnis dan kehidupannya tidak melanggar syraiat yang ditetapkanm oleh Allah. Mereka senang mengerjakan amal saleh dan saling menasihati dalam kebenaran dengan kesabaran.

4. Berakhlak Yang Baik

Pribadi Sukses mulia memiliki akhlak dan perilaku yang baik. Mereka dapat menjadi teladan dalam kebajikan dan khlak mulia. Akhlak itu tempatnya ada di dalam hati. Ia adalah “pusat komando” perilaku manusia atau penentu baik-buruk perilaku seseorang. Kalau hatinya bersih, maka akhlaknya dijamin baik. Dengan demikian kejernihan hati adalah fondasi penting bagi akhlak yang baik. Mereka yang berakhlak baik, memiliki sifat pemaaf, suka mengajak kepada kebenaran, penuh kasih sayang, suka berlindung hanya kepada Allah SWT.

5. Berpikir dan Bersikap Positif

Berpikir, bersikap dan bertindak positif adalah salah satu ciri pribadi yang sukses mulia. Dalam menyikapi banyak hal dalam kehidupan yang datang kepadanya selalu mengarahkan hati dan pikirannya pada sisi positif. Menghindari prasangka negative, baik dari dalam hati maupun dalam ucapan dan tindakan. Memandang positif setiap kejadian yang datang. Tindakannya selalu mengandung kebajikan, membuat orang lain senang, atau tidak menyakiti hati orang lain. Pembicaraannya selalu baik, kata-katanya santun, lemah-lembut, yang dilandasi kejujuran dan kebenaran atau “shidqi”.


6. Sikap Rendah hati

Pribadi Sukses mulia adalah pribadi yang rendah hati atau tawadhu’. Memiliki perasaan lemah dan kecil di hadapan Allah Yang Maha Besar. Menyadari bahwa dirinya adalah “hamba” atau abdi Allah semata. Sifat ini akan membuat seseorang tidak berlaku sombong, tidak memandang dirinya paling benar, tidak berlaku arogan dan mampu mengendalikan ego dalam dirinya. Apapun posisinya saat iin, kekuasaan yang dimilikinya, harta kekayaan yang dimilikinya, jabatan tinggi yang dipegangnya, menyadari semuanya datangnya dari Allah swt. Maka ia hanya menggunakannya untuk kepentingan mengabdi kepada Allah semata. Ia tunduk kepada kebenaran dan mengikutinya, walaupun kebenaran itu datang dari orang kecil sekalipun.

7. Kuat dan tahan banting

Ketujuh adalah memiliki sifat yang kuat dan tahan banting. Artinya memiliki ketahanan fisik dan mental yang tinggi, memiliki kesehatan jasmani dan rohani yang kuat. Ketika menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan, tidak mudah putus asa dan tidak suka mengeluh. Tidak pernah berputus asa atas rahmat Allah. Berani menghadapi tantangan perubahan dalam kehidupan. Kuat juga bisa dimaknai unggul dan berkualitas.


8. Mengendalikan Emosi

Emosi adalah inti rahasia kebijaksanaan, demikian salah satu tulisan yang saya bahas dalam buku saya “Heart Revolution” yang diterbitkan Elex Media Komputindo dan beredar di Gramedia. Dalam salah satu bab buku tersebut secara detail dibahas bagaimana dapat mengendalikan emosi dan mampu mengubahnya menjadi energi positif bagi kesuksesan pribadi. Salah satu cirri pribadi Sukses mulia adalah pandai mengendalikan emosi. Emosi sesungguhnya sangat dekat dengan nafsu dan ego pribadi. Kalau hal itu diperturutkan dalam membawa malapetaka. Orang sedang emosi sebenarnya sedang dikuasai hawa nafsu dan eg pribadinya. Hal ini menutup hati dan pikirannya menjadi tidak jernih dan tidak bersih. Akibatnya akalnya menjadi tidak berfungsi normal. Ada pepatah bijak yang mengatakan bahwa, orang yang gagah perkasa bukanlah kuat bergulat, tetapi orang yang gagah perkasa adalah yang dapat mengendalikan nafsunya (dirinya) ketika sedang dilanda emosi amarah.”

9. Bertumbuh Lebih Baik Setiap Hari

Senang mengembangkan kualitas dirinya untuk terus bertumbuh lebih baik setiap hari. Mereka mengikuti yang disabdakan oleh Nabi dengan selalu berusaha agar hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini, agar dapat menjadi manusia yang beruntung. Inilah prinsip hidupnya baik dalam kehidupan sosial, spiritual maupun kehidupan profesionalnya, selalu berusaha meriah prestasi lebih baik setiap harinya.


10. Pandai bersyukur dan “Qana’ah”

Pandai bersykur atas segala rahmat dna kenikmatan yang diterimanya dari Allah adalah ciri pribadi Sukses mulia. Merasa serba berkecukupan atau “Qana’ah” dengan rezeki dan karunia yang diberikan oleh Allah SWT. Sikap demikian membuatnya tenang, damai di hati dan senantiasa pandai mensyukuri pemberian-Nya. Sikap demikian tiak berarti melemahkan semangat dan motivasi untuk berprestasi lebih tinggi. Namun dapat menerima setiap hasil yang diperoleh dalam setiap tahapan proses dengan penuh rasa syukur, dengan terus berikhtiar untuk mengembangkan kualitas diri lebih tinggi.

SEMOGA BERMANFAAT. Salam Motivasi Sukses Dan Mulia.

*** Eko Jalu Santoso adalah Founder Motivasi Indonesia [motivasiindonesia@yahoogroups.com] dan Penulis Buku “The Art of Life Revolution” dan Buku “Heart Revolution: Revolusi Hati Nurani”, Keduanya Diterbitkan Elex Media Komputindo.

MEMBERI ADALAH IMBALAN ITU SENDIRI

Friday, April 25th, 2008

Oleh: Eko Jalu Santoso

“Sesungguhnya Allah senang bila Ia memberi nikmat kepada hamba-Nya, nikmat itu tampak bekasnya” - Al-Hadits-

Banyak diantara kita sudah menyaksikan suatu bukti kebenaran yang sudah pasti bahwa setiap orang yang dengan ikhlas banyak memberi, berbagi dan menolong sesamanya akan memperoleh imbalan yang berlipat ganda. Namun tidak sedikit orang yang kurang menyadar, kurang memperhatikan hal ini, atau bahkan masih meragukan bukti kebenaran yang ada dihadapan mereka. Ada juga sebagian orang yang pikirannya dipenuhi kekawatiran tentang sesuatu keadaan yang akan datang yang belum pasti, sehingga kawatir kalau semakin banyak memberi akan semakin banyak mengurangi miliknya. Akibatnya mereka senang menyimpan dan menimbun harta, ilmu maupun apa yang dimilikinya hanya untuk dirinya sendiri.

Terkadang kita kurang menyadari bahwa sesungguhnya kita telah mendapatkan kenikmatan yang tiada ternilai, dengan memiliki berbagai karunia seperti kesempatan dalam melangkah dengan kedua kaki, melihat dengan kedua mata, bernafas dengan nyaman dan menikmati kehidupan yang tenang ini. Maka sudah sepantasnya kalau rasa kenikmatan itu kita pancarkan melalui bentuk bersyukur dengan senang memberi dan berbagi dengan orang lain. Dengan senang memberi dan berbagi, maka kegembiraan Anda akan terpancar dari hati dan pikiran Anda yang semakin tenang, nyaman dan merasa bahagia. Maka, sepatutnya rasa gembira atas kenikmatan kita itu senantiasa kita ungkapkan dengan terus bersyukur dengan berupaya membagi kebahagiaan itu kepada sesamanya.

Memberi dan berbagi sesungguhnya adalah menyebarkan energi positif dari dalam diri kita. Energi yang akan menyebar dari memberi, bukan hanya memberikan kebahagiaan bagi orang lain yang menerimanya, tetapi juga menciptakan lebih banyak lagi kebahagiaan bagi si pemberi. Hal ini yang sering kurang disadari oleh kita. Padahal ini adalah hukum kehidupan yang benar, tidak peduli apakah si pemberi menginginkannya atau bahkan tidak menyadarinya. Setiap apa yang diberikan akan kembali pada dirinya, bahkan dalam jumlah yang berlipatganda..

Berbagai kenikmatan yang kita miliki, apakah itu ilmu pengetahuan atau utamanya adalah uang, perlu disyukuri dengan mengalirkannya sebagian kepada orang lain. Karena ilmu pengetahuan dan rezeki sesungguhnya adalah sirkulasi yang terus mengalir. Kalau Anda hanya menyimpannya berarti menutup alirannyaIlmu dan uang itu mengalir

Semakin banyak kita mengalirkan kenikmatan dan kebahagiaan dengan orang lain, makakita membuka pipa-pipa aliran kebahagiaan kita menjadi meningkat dan terus mengalir kembali kedalam diri dengan lancar.

Namun sebaliknya, bila Anda memiliki ketakutan tentang masa depan yang belum jelas, kemudian hanya mementingkan diri sendiri, menyimpan kebahagiaan anda untuk diri sendiri, menimbun uang dan segala sesuatu yang anda miliki hanya untuk diri sendiri, maka tanpa anda sadari sesungguhnya Anda membatasi aliran kebahagiaan Anda. Anda memasang sendiri pipa-pipa buntu yang menyulitkan kembali aliran rezeki, ilmu dan kebahagiaan itu.

Agar aliran ilmu, rezeki dan kebahagiaan itu terus mengalir dan tidak berhenti, kita harus banyak mengalirkannya kembali dengan memberi dan berbagi. Bersikaplah murah hati dengan banyak memberi. Memberi dan berbagai apa saja yang bisa kita lakukan. Ketemu dengan orang lain menyapa dan melempar senyuman, misalnya adalah sebuah sedekah. Senang berbagi ilmu pengetahuan dan pemikiran melalui diskusi dan tulisan adalah sikap murah hati. Membayar upah tambahan bagi orang lain yang membantu kita sebanding dengan rezeki yang Anda terima, menolong orang lain tanpa berharap ucapan terimakasih, adalah sikap keikhlasan.

Intinya, berikanlah perhatian kepada orang-orang disekeliling kita. Dermakan sebagian rezeki yang kita peroleh ke orang-orang yang membutuhkannya. Buktikan sendiri, kalau hal-hal sederhana ini seringkali kita lakukan secara teratur, kita akan menemui hal-hal istimewa datang dalam kehidupan kita. Segala sesuatu yang telah kita mulai, akan mengalir kembali kepada kita. Bisa saja melalui orang yang sama, atau melalui orang lain yang tidak pernah kita duga. Bisa berupa kebaikan yang sama, atau bisa jadi sudah berubah bentuk menjadi kebaikan lainnya, seperti dimudahkan dalam berbagai urusan, merasakan ketenangan hati, kebahagiaan atau mendapatkan keselamatan, dll.

PRINSIP SUKSES MULIA ADALAH:

Kalau Anda ingin meraih keberhasilan hidup, ingin mendapatkan kebahagiaan sejati, ingin lebih disayangi oleh banyak orang, ingin lebih dihormati, ingin meraih Sukses dan kemuliaan dalam hidup dan ingin menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain, cara untuk mendapatkannya sangat sederhana yakni, mulailah dengan banyak memebri dan berbagi. Bersegeralah membiasakan untuk senang memberi dan berbagi, seperti menginfakkan sebagian harta Anda, membagikan ilmu Anda, senang menolong orang lain, memiliki sikap empati pada ornag yang kesulitan atau apapun yang bisa membahagiakan orang lain. Segala sesuatu yang anda bagikan dan apa yang anda berikan akan kembali, bahkan lengkap dengan bunganya yang berlipat ganda. [EJS] SEMOGA BERMANFAAT.

Salam Motivasi Sukses Dan Mulia.

***Eko Jalu Santoso Adalah Founder Motivasi Indonesia [motivasiindonesia@yahoogroups.com], Penulis Buku “The Art of Life Revolution” dan buku “Heart Revolution: Revolusi Hati Nurani”, Keduanya diterbitkan Elex Media Komputindo.

ENGKAU ADALAH PRIBADI BERUNTUNG

Friday, April 18th, 2008

Oleh: Eko Jalu Santoso

Sahabatku, Kalau engkau bangun dan membuka matamu di pagi hari, Engkau mendapati tubuhmu terasa sehat dan segar, Engkau dapat menghirup segar dan cerahnya udara pagi hari yang indah, Maka bersyukurlah kepada Allah Tuhan Yang Memberimu Kehidupan, Karena Engkau termasuk pribadi yang beruntung, Masih ada jutaan orang yang tidak bisa bangun karena sakit, Ada jutaan orang yang tidak bisa bertahan hidup dalam hari ini.

Sahabatku, Ketika engkau tinggal di rumah yang baik, Engkau memiliki keluarga yang menyayangimu, Engkau memiliki makanan yang cukup sehat, Engkau dapat membaca buku dan belajar menuntut ilmu, Maka bersyUkurlah kepada Allah Tuhan Sang Maha Pemurah, Karena engkau termasuk orang yang terpilih, Ada ratusan juta orang yang tidak dapat tinggal dengan layak, Ada ratusan juta orang yang masih hidup dalam kelaparan, Ada ratusan juta orang yang tidak berkesempatan untuk belajar ilmu.

Sahabatku, Kalau engkau memiliki pekerjaan yang layak, Engkau memiliki uang yang ditabung di bank, Engkau dapat membeli kendaraan yang baik, baju dan makanan di restoran, Maka Bersyukurlah Kepada Allah Tuhan Yang Maha Pengasih, Karena engkau termasuk orang yang kaya di dunia, Masih ada ratusan juta orang yang menjadi pengangguran, Masih ada milyaran orang yang hidupnya serba kekurangan.

Sahabatku, Kalau engkau dapat hidup tenang di Negara yang damai, Engkau tidak merasakan penjara, penyiksaan dan kekejaman,

Engka dapat merasakan kebebasan berbicara dan kedamaian hidup, Engkau dapat melaksanakan ibadahmu dengan tenang dan nyaman, Maka bersyukurlah kepada Allah Tuhan Yang Maha Melindungi, Karena Engkau termasuk orang beruntung, Karena ada jutaan orang yang tidak dapat merasakan kebebasan hidup, Ada ratusan juta orang yang tidak dapat melaksanakan ibadahnya dengan tenang, Ada ratusan juta orang yang terpenjara dan mengalami penyiksaan.

Sahabatku, Di pagi yang cerah dan indah ini, Luangkan waktu sejenak untuk merenungkan kembali, Berapa banyak berkah dan rahmat dari Allah yang telah engkau terima, Berapa banyak kenikmatan dari Allah terlimpah kepadamu, Engkau akan menemukan betapa hidupmu sunguh sangat beruntung, Betapa banyaknya rahmat dan berkah Allah yang telah engkau terima.

Sahabatku, Engkau adalah pribadi yang beruntung, Engkau adalah pribadi yang sangat kaya, Maka bersyukurlah kepada-Nya

Banyaklah bersyukur atas rahmat-Nya, Banyaklah berbagi dengan sesama kehidupan, Agar hidup menjadi lebih bermakna dan berdayaguna.

SEMOGA BERMANFAAT DAN HAVE A NICE WEEKEND.

***Eko Jalu Santoso, Founder Motivasi Indonesia, Penulis Buku “The Art of Life Revolution” & Buku “Heart Revolution”, Elex Media Komputindo, Email: ekojalus@gmail.com

MOVING TOWARD SOMETHING

Friday, April 11th, 2008

Oleh: Eko Jalu Santoso

Banyak orang menginginkan keadaannya berubah menjadi lebih baik dari apa yang dirasakannya saat ini. Ada sebagian yang karena terpaksa harus meninggalkan keadaannya yang dirasakan tidak mengenakkan baginya saat ini, ada sebagian lainnya yang dengan kesadaran dirinya untuk terus bertumbuh menjadi lebih baik, dan ada sebagian lainnya karena memiliki keinginan untuk menuju sesuatu keadaan yang lebih baik.

Apapun alasannya, yang terpenting adalah memiliki keberanian diri untuk menuju sesuatu yang lebih baik. Memiliki keberanian bertindak untuk mengubah keadaannya atau bertumbuh menjadi lebih baik. Karena hanya dengan keberanian bertindak itulah yang akan mengantarkan seseorang menjadi bertumbuh lebih baik dari keadaannya sekarang ini.

Tidak ada orang yang dapat bertumbuh menjadi lebih baik tanpa berani mengupayakan perubahan keadaan yang lebih baik dari keadaannya sekarang ini. Tidak ada orang yang berhasil mencapai sesuatu yang lebih baik, tanpa berani bertindak meninggalkan keadaannya sekarang ini.

Sahabat yang baik, kalau kita ingin berhasil memenuhi tuntutan keinginan kita untuk menuju sesuatu yang lebih baik, kita harus mampu berpikir, bersikap dan bertindak menuju sesuatu yang lebih baik dari apa yang bisa kita lakukan sekarang ini. Kalau demikian maka diperlukan kesediaan diri kita untuk terus belajar dan belajar meningkatkan kualitas diri kita.

Misalnya, saat ini Anda adalah seorang supervisor, kalau Anda ingin menjadi manajer, maka Anda harus mampu berpikir, bersikap dan bertindak seperti seorang manajer. Kalau Anda menjadi manajer dan ingin menjadi direktur, maka diperlukan kemampuan berpikir, bersikap dan bertindak sebagai seorang direktur. Kalau Anda saat ini adalah karyawan dan ingin menjadi seorang pengusaha, diperlukan kemampuan Anda untuk berpikir, bersikap dan bertindak sebagai seorang pengusaha.

Cara terbaik untuk terus bertumbuh lebih baik adalah dengan berusaha menjadi lebih baik dibandingkan sekarang ini. Cara terbaik untuk menuju tingkatan lebih tinggi adalah dengan berusaha menjadi lebih tinggi dari sekarang. Cara terbaik untuk naik kelas lebih tinggi adalah dengan meninggalkan kelas kita sekarang ini.

Menurut Anthony Robbins yang disampaikan dalam bukunya Unlimited Power, pada dasarnya tujuan hidup setiap orang itu bisa digolongkan dalam dua tujuan, yaitu “Moving Away” atau menghindari sesuatu dan “Moving Toward Something” atau menuju sesuatu. Mereka yang tujuan hidupnya moving away, pada umumnya hanya ingin meninggalkan hal-hal yang tidak diinginkannya saat ini. Seperti karena saat ini miskin maka ia tidak ingin miskin, karena saat ini menderita maka ia tidak ingin menderita, karena saat ini hidupnya susah maka ia tidak ingin susah hidupnya. Tetapi ketika ditanya lebih detail apa tujuan sukses yang ingin diraihnya, ia tidak dapat menggambarkan dengan jelas. Baginya berhasil menghindari keadaanya sekarang berarti sudah berhasil mencapai tujuannya. Akibatnya orang-orang seperti ini cepat merasa puas dan hanya menjadi orang kebanyakan. Ia merasa cukup puas ketika sudah berhasil menghindari keadaanya, merasa tujuan hidupnya sudah tercapai. Namun ia tidak menyadari bahwa potensi dirinya bisa menjadi lebih baik lagi dari apa yang dicapainya saat ini.

Berbeda dengan mereka yang memiliki tujuan hidup moving toward something. Mereka kalau ditanya tujuan hidupnya, akan menjawab dengan tegas mengenai hal-hal yang mereka INGINKAN untuk dicapai dalam hidupnya, hal-hal yang ingin mereka raih dalam hidupnya. Misalnya ingin berhasil menjadi manajer, ingin menjadi direktur, ingin menjadi pengusaha sukses, ingin menjadi pimpinan cabang, ingin menjadi menteri, ingin hidupnya lebih berkualitas, ingin hidupnya lebih bermakna bagi banyak orang lain dan lain sebagainya. Ia menginginkan selalu bertumbuh menuju keadaan yang lebih baik, bertumbuh menjadi bintang dan meraih apa yang ingin mereka cita-citakan dalam hidupnya. Berani mengambil resiko perubahan untuk meraih keadaan baru yang lebih baik.

Bagaimana agar kita dapat selalu bertumbuh menuju sesuatu atau moving toward something yang lebih baik dari keadaan kita saat ini ? Berikut ini beberapa pertimbangan untuk keberhasilan kita agar selalu bertumbuh menuju sesuatu yang lebih baik dalam kehidupan kita.

1. Berpikir, bersikap dan bertindaklah bahwa Anda harus selalu bertumbuh lebih baik dari keadaaaan Anda sekarang ini untuk mencapai kebintangan dalam hidup Anda. Hal ini sejalan dengan apa yang dinasehatkan oleh Nabi Muhammad saw agar kita selalu berusaha menjadikan hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini agar termasuk golongan orang yang beruntung.

2. Belajar dan terusnya belajar mengembangkan diri agar dapat berpikir, bersikap dan bertindak lebih baik dari sekarang ini. Continues learning and never ending improvement atau terus belajar dan tidak pernah berhenti memperbaiki kualitas diri kita.

3. Tanamkan keyakinan dalam hati dan pikiran bahwa Anda dapat bertumbuh lebih baik lagi mengalahkan keadaan anda sekarang ini.

4. Tetapkan tujuan tertinggi yang ingin Anda capai dengan alasan yang kuat yang dapat menjadi pendorong semangat dan motivasi dari dalam diri Anda bahwa tujuan itu adalah hak Anda yang harus anda raih dalam hidup ini.

5. Berani melakukan sesuatu yang baru yang lebih baik dari apa yang Anda lakukan sekarang ini. Anda tidak akan pernah tahu kalau Anda mampu melakukan yang lebih baik tanpa berani mencoba melakukannya.

6. Untuk mewujudkan impian Anda, yang paling penting adalah berani mengambil tindakan secepatnya. Jangan tunda lagi untuk berani melakukan sesutu yang Anda yakini akan membawa kebaikan dalam hidup Anda. Jangan hanya menyimpan impian dalam angan-angan dan pikiran, tetapi laksanakan dalam tindakan nyata.

7. Jangan pernah lupa menghadirkan Allah Tuhan Yang Maha Kuasa dalam setiap langkah dan tindakan yang kita lakukan. Yakinlah bahwa Allah adalah penolong terbaik kita. Serahkanlah setiap yang sudah kita lakukan hanyalah pada ridha dan ijin Allah semata. InsyaAllah kekuatan dan kasih sayang Allah akan hadir dalam setiap langkah kehdiupan kita.

SEMOGA BERMANFAAT. Salam Motivasi Sukses Dan Mulia.

***Eko Jalu Santoso adalah Founder Motivasi Indonesia | motivasiindonesia@yahoogroups.com | Penulis Buku The Art of Life Revolution dan Heart Revolution, Keduanya diterbitkan Elex Media Komputindo |

TERSENYUMLAH, KARENA TERSENYUM ITU INDAH

Tuesday, April 8th, 2008

Oleh Eko Jalu Santoso

“Senyum bukan saja membuat seseorang lebih bahagia dengan keadaan dirinya, tapi juga lebih mampu memikul tanggungjawab, lebih tangguh menghadapi kesulitan, dan lebih kreatif menyelesaikan masalah, serta lebih mampu memberikan hal-hal besar yang bermanfaat kepada dirinya sendiri dan orang lain.” – Ahmad Amin, Pemikir Mesir terkemuka –

Dikisahkan suatu hari, para karyawan sebuah pusat perbelanjaan besar menuntut kenaikan gaji kepada pimpinan perusahaanya. Dengan alasan tertentu, sang pimpinan perusahaan menolak tuntutan kenaikan gaji karyawannya. Lalu, para karyawan pusat perbelanjaan itu sepakat melakukan mogok senyum. Mulai dari satpam, pegawai penjualan, petugas kasir sampai dengan petugas parkirnya semuanya memasanga wajah cemberut dan melakukan mogok senyum kepada para pengunjung dan pembeli yang datang ke pusat perbelanjaan itu. Menurut Anda, apa dampaknya bagi perusahaan ? Yang pasti, kalau hal itu dilakukan dalam beberapa waktu, pengunjung atau pembeli akan mengalami penurunan drastis karena merasa tidak nyaman. Akibatnya omzet perusahaan itu pasti akan mengalami penurunan drastis dalam beberapa waktu mendatang.

Sahabat, demikianlah senyum meskipun nampak sederhana dan mudah sekali dilakukan oleh setiap orang, tetapi sesungguihnya memiliki dampak yang sangat luar biasa bagi kehidupan. Ilustrasi diatas hanyalah sekedar contoh bagaimana arti penting dan peran senyuman dalam kehidupan bisnis. Ya, tidak ada yang meragukan lagi makna dan peran penting senyuman bagi kehidupan kita sehari-hari. Kalau diuraikan mungkin memerlukan berlembar-lembar halaman. Apalagi di tengah-tengah derasnya masalah dan problematika kehidupan yang kini semakin banyak mendera masyarakat bangsa Indonesia ini. Ditengah-tengah semakin banyaknya kesulitan dan keresahan yang menerpa banyak orang, maka makna penting tersenyum atau arti pentingnya senyuman tidak perlu dipertanyakan lagi.

Menurut pendapat para ahli, senyum merupakan salah satu sebab yang paling kuat dalam mendorong produktivitas seseorang. Karena itu saya mengajak Anda semuanya untuk sering-sering tersenyum. Mulailah hari Anda dengan senyuman, karena itu akan mempengaruhi suasana hati Anda menjadi lebih semangat, lebih produktif dan lebih bahagia. Berusahalah untuk sering-sering tersenyum. Meskipun mungkin Anda sedang mengalami masalah dan kesulitan sekalipun, tetaplah tersenyum. Karena dengan tersenyum akan memberikan efek mengendurkan ketegangan pikiran sehingga dapat meringankan beban masalah dan kesulitan Anda.

Riset ilmiah membuktikan bahwa kebanyakan penyakit stress, saraf dan kejenuhan timbul ketika seseorang terlalu lama tenggelam dalam pekerjaan yang serius dan membebani pikiran. Itulah yang akhirnya membuat pikiran kita menjadi tegang, jenuh, sensitive, cepat tersinggung, bahkan menjadi mudah emosi dan naik darah. Salah satu cara mengatasinya adalah banyaklah tersenyum dan tertawa. Karena tersenyum dan tertawa adalah mekanisme pikiran yang dapat menghilangkan stress, banyak ketegangan dan memberikan efek relaksasi yang menyehatkan bagi setiap orang

Mulai sekarang buanglah jauh-jauh wajah cemberut Anda dan mengantinya dengan sering-sering tersenyum. Hadapilah kehidupan ini dengan senyuman. Ketika Anda memulai hari dengan tersenyum, sesungguhnya Anda sudah memulai langkah untuk menuju kesuksesan hari itu. Kalau ingin hidup anda damai, sejahtera dan bahagia. Lebih baik sering tersenyum dan menghadapi kehidupan ini dengan penuh senyuman. Tersenyum ataupun tertawa keduanya akan memberikan dampak positif bagi kehidupan Anda. Tetapi yang perlu diperhatikan, meskipun banyak tersenyum dan tertawa hendaknya tidak sampai meninggalkan keseriusan, kewibawaan dan sikap Anda yang sungguh-sungguh.

TERSENYUMLAH….TETAPI JANGAN SENYUM-SENYUM SENDIRIAN DI TENGAH KERAMAIAN.

Salam Motivasi Sukses Dan Mulia,

Eko Jalu Santoso | Founder Motivasi Indonesia | Penulis Buku The Art of Life Revolution & Buku Heart Revolution, Elex Media Komputindo |

MEMBUKA MATA HATI

Wednesday, April 2nd, 2008

Oleh: Eko Jalu Santoso,

“Seseorang yang dapat memelihara kejernihan hatinya, akan memiliki kekuatan pandangan mata hati yang tajam, mampu menembus dimensi ruang dan waktu. Kekuatan ketajaman mata hatinya melebihi kekuatan pandangan mata kepala yang sangat terbatas jangkauannya.”

Apakah Anda dapat melihat oksigen yang Anda hirup setiap saat untuk kehidupan ? Apakah Anda dapat melihat harumnya aroma bunga melati yang sedang mekar di taman ? Dalam kehidupan ini tidak semua hal dapat kita lihat dengan kedua mata indra kita. Karena kedua mata indra kita memiliki kemampuan pandangan yang sangat terbatas. Oleh karena itu manusia diharapkan selalu membuka mata hatinya, agar dapat melihat di sekelilingnya bukan hanya dengan mata indranya. Membuka mata hati terhadap apa yang terjadi di lingkungan, akan membuat kita mampu melihat apa yang ada di bawah permukaan, yang tidak terlihat oleh mata indra.

Kalau kita berada dalam dunia bisnis, apakah sebagai seorang manager atau sebagai pemimpin bisnis, seringkali kita bekerja melakukan hal-hal dengan otomatis, mekanis dan mengandalkan kekuatan akal pikiran. Kalau hanya mengandalakan kekuatan mata indra, kita mungkin tidak akan mampu melihat hal-hal yang tidak kasat mata. Hanya hal-hal yang tampak di mata yang mampu kita lihat. Dengan kata lain kita tidak mampu memahami makna dari pekerjaan itu sendiri, tidak mampu memberi arti dari sebuah bisnis itu sendiri, karena hanya melihat yang luarnya saja.

Hanya mereka yang memiliki kejernihan hati yang dapat melihat dengan ketajaman mata hatinya. Ketika seseorang berhasil menjaga kejernihan hatinya, maka kepekaan mata batinnya akan lebih tajam. Pada saat itu kita dapat memaknai lebih dalam setaip aktivitas yang kita lakukan. Ketika seseorang menggunakan kekuatan mata hatinya dalam mengambil keputusan-keputusan penting, maka yang keluar adalah keputusan sesuai suara hati.

Tantangan dalam kehidupan bisnis modern dewasa ini adalah adanya berbagai godaan yang seringkali dapat mengotori kejernihan hati kita. Seperti adanya sikap egoisme, mementingkan hawa nafsu, mengikuti ambisi meraih kekayaan atau kekuasaan dengan menghalalkan segala cara dapat membelenggu hati kita. Memperturutkan emosi-emosi negatif seperti amarah, dendam, benci dan iri hati, juga dapat menjadikan kejernihan hati menjadi terkotori. Hati yang terbelenggu cahaya kejernihannya tidak dapat memancar ke permukaan. Inilah yang dapat melemahkan ketajaman mata hati seseorang sehingga tidak mampu menembus pandangan jauh ke depan.

Dengan demikian untuk melatih ketajaman mata hati, berusahalah menghindari hal-hal yang dapat membelenggu kejernihan hati seperti berbagai pengaruh negatif dan daya tarik materialisme duniawi tersebut. Karena kalau hal-hal negative itu dibiarkan, dapat menjadikan kita semakin sulit mendengarkan bisikan hati. Menjadikan kita akan lebih mempercayai atau mengandalkan kemampuan otak serta produk-produk pikiran atau akal semata. Inilah yang akan melahirkan ketidakseimbangan antara kemampuan nalar dengan hati nurani. Mengakibatkan tidak tajamnya kemampuan mata hati, sehingga melahirkan berbagai masalah dalam kehidupan.

Bagaimana untuk membebaskan diri dari belenggu hati agar dapat membuka ketajaman mata hati kita ? Dalam buku “Heart Revolution: Revolusi Hati Nurani”, yang ditulis oleh Eko Jalu Santoso dan diterbitkan Elex Media Komputindo ada tujuh langkah proses menjaga kejernihan hati. Pertama memegang teguh prinsip hidup sesuai suara hati, kedua menjauhi prasangka negative, ketiga menempatkan sudut pandang dari dalam hati, keempat menghindari pengaruh lingkungan negatif, kelima membebaskan pikiran dari pengalaman negative, keenam banyak berbagi kebaikan, ketujuh memusatkan hati kepada Allah. Lebih detailnya Anda dapat membaca dalam buku tersebut.

Untuk itu sediakan waktu khusus untuk selalu melakukan kegiatan ritual, berdzikir mengagungkan asma Allah, bermeditasi atau melakukan refleksi diri untuk mengembangkan kemampuan mata batin kita. Ketika jiwa kita terbangun, itu akan membuka ketajaman mata batin kita. Mata batin melihat orang lain sesuai dengan esensi mereka dan jiwa mereka. Menyadari bahwa jauh di dasar sana setiap manusia sebenarnya memiliki jiwa yang murni. Seseorang yang dapat memelihara kejernihan hatinya, akan memiliki kekuatan pandangan mata hati yang tajam, mampu menembus dimensi ruang dan waktu. Kekuatan ketajaman mata hatinya melebihi kekuatan pandangan mata kepala yang sangat terbatas jangkauannya. SEMOGA BERMANFAAT.

Salam Motivasi Sukses Dan Mulia.

*** Eko Jalu Santoso adalah Founder Motivasi Indonesia (motivasiindonesia@yahoogroups.com) dan Penulis Buku “The Art of Life Revolution” dan buku “Heart Revolution”, keduanya diterbitkan Elex Media Komputindo.

ILMU YANG MENERANGI HATI

Tuesday, April 1st, 2008

Oleh: Eko Jalu Santoso

Dikisahkan ketika masih menuntut ilmu, Imam Syafi’i RA pernah mengeluh dan mengadukan suatu problematika kepada gurunya. Imam Syafi’I RA bertanya kepada sang guru, ”Wahai Guru, mengapa ilmu yang sedang kukaji ini susah dipahaminya? Kemudian sang guru yang bijak, Imam Waki’ RA menjawab, ”Ilmu itu ibarat cahaya dan cahaya Allah tidak akan diberikan kepada orang yang berbuat maksiat.”

Membaca kisah diatas, saya menjadi ingat dengan salah satu nasehat dari seorang guru spiritual yang mengatakan, “Orang yang memiliki ilmu pengetahuan hidupnya akan mulia.” Kalau dikaji lebih mendalam, apa yang dinasehatkan oleh guru spiritual ini, sesungguhnya sejalan dengan apa yang telah disampaikan oleh Allah Tuhan Yang Maha Kuasa sebagaimana tercantum dalam kitab suciNya, bahwa Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Tentu saja artinya adalah orang yang memiliki ilmu pengetahuan yang diamalkan untuk kebaikan.

Mereka yang memiliki ilmu, senang membagikan dan mengamalkan ilmunya, kualitasnya akan terangkat, derajatnya akan ditinggikan dihadapan manusia dan dihadapan Tuhan. Karena dengan ilmu pengetahuan, seseorang mampu menyelami hidup ini dengan penuh semangat dan optimistis. Dengan ilmu pengetahuan seseorang mampu membuka tabir kegelapan, memahami kebesaran Tuhan, sehingga diharapkan semakin memperkokoh keimanan dan ketakwaan kepada Allah Tuhan Sang Penguasa Kehidupan.  Dengan senang berbagi dan mengamalkan ilmu pengetahuan untuk kebaikan orang lain,  sama halnya dengan melepaskan energi positif kebaikan yang akhirnya manfaatnya akan diterima kembali dalam jumlah berlipat ganda.

Bagaimana agar ilmu pengetahuan yang kita miliki dapat menjadi Cahaya hati bagi kita ? Mrujuk pada nasehat Imam Waki’ RA tersebut diatas, dalam menuntut ilmu atau belajar untuk meningkatkan pengetahuan sebaiknya selalu dilandasi dengan hati yang bersih dan niat yang tulus. Tanpa hati yang bersih, ilmu yang kita miliki tidak akan meninggikan derajat seseorang, malah merendahkan seseorang ke jurang kehinaan. Faktanya dalam realitas kehidupan sekarang ini mudah kita temukan orang yang berilmu, tetapi menggunakan ilmu dan kepandaiannya untuk kepentingan diri sendiri dan merugikan orang lain. Mereka yang hatinya tidak bersih, cenderung mengedepankan sifat-sifat serakah dan tamak terhadap nilai-nilai materialisme duniawi. Yang terjadi kemudian adalah orang yang memiliki ilmu pengetahuan tinggi, orang yang memiliki kekuasaan, menggunakannya hanya untuk memperkaya diri sendiri, melakukan korupsi, menipu orang lain dan merugikan banyak orang lain.

Dengan demikian memiliki hati yang bersih adalah landasan utama agar ilmu dapat menjadi Cahaya hati kita. Sehingga ilmu pengetahuan itu dapat meninggikan kualitas hidup kita dan derajat kemuliaan kita. Dilandasi hati yang bersih, ilmu pengetahuan akan membentuk perangai manusia menjadi lebih bijak dan mulia. Menjauhkan diri dari perbuatan-perbuatan tercela dan akhlak yang jelas-jelas tidak disukai Allah. Hanya dengan hati yang bersih ilmu akan mudah dipahami dan bermanfaat bagi kita dan orang lain. Hati yang bersih adalah hati yang terbebas dari sifat tamak (rakus) dan serakah terhadap urusan duniawi dan tidak pernah digunakan menzalimi sesama. SEMOGA BERMANFAAT.

Salam Motivasi Sukses Dan Mulia.

***Eko Jalu Santoso adalah Founder Motivasi Indonesia (motivasiindonesia@yahoogroups.com) dan Penulis Buku “The Art of Life Revolution” Dan “Heart Revolution”, Keduanya diterbitkan Elex Media Komputindo