Archive for January, 2008

KARUNIA DAN PRESTASI

Tuesday, January 22nd, 2008

Oleh: Eko Jalu Santoso

Seandainya Anda ditanya oleh seseorang berapa nilai kedua mata Anda ? Berapa harga pendengaran Anda, berapa nilai kedua tangan dan kaki Anda atau berapa harga otak Anda? Dapatkah Anda memberikan nilainya ? Saya yakin Anda tidak akan mampu menjawab berapa nilainya.

Kalau Anda ditanya, apakah Anda mau kalau kedua mata Anda digantikan dengan setumpuk emas dan berlian misalnya ? Apakah Anda mau kalau kedua tangan dan kaki Anda digantikan dengan harta berlimpah misalnya ? Saya yakin kita semua tak akan merelakannya. Karena semua itu sungguh tidak ternilai harganya. Semua yang kita miliki itu tidak dapat digantikan dengan apapun.

Demikianlah, bahwa Allah SWT, Tuhan Sang Pemberi, telah menganugerahkan karunia yang tak ternilai harganya kepad kita semua dengan cuma-Cuma. Seringkali kita kurang menyadari kalau Allah swt telah memberikan kepada kita penglihatan, pendengaran, hati, ginjal, jantung, paru-paru, kulit yang membungkus tubuh, otak, tangan, dan kaki tanpa kita harus membayarnya. Inilah sesungguhnya karunia tak ternilai yang ada dalam diri kita. Kalau demikian, hidup kita sesungguhnya sangatlah berharga. Hidup kita sesungguhnya terlalu besar kalau hanya digunakan untuk melakukan hal-hal kecil. Hidup kita terlalu berarti kalau hanya digunakan melakukan hal-hal yang kurang berguna.

Karena hidup sesungguhnya adalah panggilan mulia, maka sepantasnya kalau hidup kita gunakan untuk hal-hal mulia. Hidup kita gunakan untuk menghasilkan prestasi-prestasi kebaikan bagi sesama. Pertanyaannya, sudah digunakan untuk apakah karunia istimewa ini ? Sudah digunakan untuk prestasi apakah karunia yang tak ternilai harganya itu ?

Sahabat, marilah kita renungkanlah kembali, ‘’seandainya Sang Pemberi Kehidupan mencabut nyawa kita dan kemudian bertanya kepada kita, prestasi terbaik apa yang sudah kita lakukan dengan semua karunia dan anugerah yang telah Dia berikan ?” Sudah siapkan Anda berdiri tegak dihadapannya dengan menyampaikan prestasi terbaik yang anda lakukan ? Sudah siapkah kita mempertanggungjawabkan semua karunia dan anugerah yang telah DIA berikan ?

Lantas bagaimana agar kita dapat menghargainya karuniaNYA ?

1. Memperbanyak bersyukur kepada Allah swt atas semua karunia dan anugerah yang telah Allah SWT berikan. Lakukanlah bersyukur ini dalam setiap kesempatan, ketika memulai kegiatan hari ini, di sela-sela kesibukan sehari-hari, maupun di akhir kegiatan hari ini. Meskipun demikian bersyukur saja belumlah cukup, masi diperlukan langkah berikutnya.

2. Langkah berikutnya, memberdayakan segenap karunia dan potensi istimewa dari Allah ini secara optimal, untuk menghasilkan karya dan prestasi yang terbaik setiap harinya. Gunakanlah semua karunia itu untuk melakukan kebaikan setiap harinya. Apabila dalam satu hari kita dapat menorehkan satu prestasi kebaikan untuk sesama misalnya, maka satu bulan kita sudah mampu menunjukkan 30 prestasi kebaikan. Kalau dalam satu bulan kita dapat menorehkan SATU prestasi dan karya terbaik bagi kehidupan, maka setidaknya ada 12 prestasi dan karya terbaik telah kita lakukan dalam satu tahun.

Kita harus dapat membuktikan prestasi dan karya terbaik yang diraih karena kita menggunakan penglihatan, pendengaran, tangan, kaki, otak, dan semua panca indera kita. Prestasi itu, harusnya memiliki nilai yang mendekati karunia yang telah diberikan Allah kepada kita.

Nah sekarang pertanyaannya, apakah prestasi dan karya yang sudah kita hasilkan mendekati nilai karunia dari Allah itu ? Apakah kita sudah sering menggunakan karunia itu untuk kebaikan dan kemasalahatan sesama kehidupan ? Pertanyaan ini boleh menjadi renungan bersama, agar dapat memperbaiki langkah-langkah kehidupan kita selanjutnya. SEMOGA BERMANFAAT.

***Eko Jalu Santoso adalah Founder Motivasi Indonesia dan Penulis Buku Motivasi “The Art of Life Revolution”, diterbitkan Elex Media Komputindo.

K E T E G U H A N H A T I

Friday, January 18th, 2008

Oleh: Eko Jalu Santoso

Kekuatan manusia itu bukan hanya dalam kecerdasan otak dan akal pikirannya, bukan hanya dalam ucapannya, bukan hanya dalam kekuatan fisiknya, tetapi yang lebih utama adalah kekuatan keteguhan hatinya. Keteguhan hati adalah hal yang mutlak diperlukan oleh manusia dalam hidup ini, baik untuk kepentingan kehidupan spiritualitas maupun dalam keseluruhan aspek kehidupan manusia.


Banyak diantara kita yang kurang menyadari atau mengabaikan pentingnya kekuatan keteguhan hati. Akibatnya, kita mudah terjebak dalam model-model kehidupan yang melupakan hati nurani. Mudah mengabaikan nilai-nilai spiritualitas kebenaran, demi meraih tujuan kesuksesan. Contohnya adalah, berkembangnya berbagai penyakit masyarakat seperti, tindak penyelewengan, penyalahgunaan kekuasaan, korupsi, kejahatan, penipuan, Illegal Loging, dll. Demikianlah banyak pribadi-pribadi yang membiarkan keteguhan hatinya terkikis oleh berbagai pengaruh eksternal maupun internal dalam kehidupan.


Apa yang dimaksudkan dengan keteguhan hati ? Keteguhan hati yang saya maksudkan disini adalah kekuatan “istiqamah” atau konsisten pada petunjuk kebenaran-kebenaran yang bersumber dari suara hati nurani dalam setiap langkah kehidupan. Dengan kata lain, dapat selalu “inline” atau beredar dalam garis edar orbit kehidupan yang berpusat pada hati nurani. Keteguhan hati dapat berarti teguh dalam menjaga keyakinan keimanan kepada Allah SWT, tetap komitmen terhadap ajaran-ajaran-Nya, teguh dalam memegang prinsip-prinsip kebenaran dan kuat dalam memperjuangkan keyakinan dan tujuan kesuksesan yang bersumber dari hati nuraninya.


Keteguhan Hati Itu Penting


Memiliki keteguhan hati sangat penting dan menjadi syarat dalam menggapai keberhasilan seseorang baik dalam karier, hidup dan Bisnis. Karena seseorang yang memiliki keteguhan hati akan memiliki keteguhan Iman, karena hati adalah tempat bersemayamnya Iman. Dengannya kita dapat berkomunikasi dan mendekatkan diri dengan Sang Khaliq. Dengan demikian keteguhan hati dapat mengantarkan manusia meraih kemuliaan dalam kehidupan dunia dan akhiratnya.


Keteguhan hati menjadi cermin kepribadian seseorang, karena menunjukkan keyakinan kebenaran yang ditempuhnya. Keteguhan hati merupakan pendorong motivasi, sehingga tidak mudah putus asa dalam menghadapi tantangan menggapai impian hidup atau tujuannya. Keteguhan hati dapat melahirkan keteguhan iman dan ketakwaan, sehingga dapat mendengar suara hati kebenaran dan kebaikan, tidak mudah tergoda dengan tawaran dan jebakan hawa nafsu dan ego pribadi, tidak mudah dibelokkan oleh tujuan yang tidak sesuai dengan keyakinan hatinya. Kalaupun terlanjur melakukan kesalahan, akan segera kembali pada kebenaran ketika diingatkan oleh suara hati nurainya terdalam. Inilah pentingnya mempertahankan keteguhan hati.


Siapapun yang ingin meriah kesuksesan dan kemuliaan dalam segala bidang kehidupan, tidak boleh lepas dari keteguhan hati. Seseorang yang ingin mencapai tujuan keberhasilan dalam karier, hidup dan bisnis, tidak boleh lepas dari keteguhan hati. Seseorang yang ingin mengibarkan panji-panji kemuliaan dan keagungan dalam kehidupan, tidak boleh lepas dari keteguhan hati. Tanpa keteguhan hati, kita tidak akan dapat mencapai keberhasilan yang bermakna tinggi.


Apa saja yang dapat meruntuhkan keteguhan hati ?


Kehidupan modern dewasa ini dengan berbagai pernik-perniknya dapat menjadi godaan yang meruntuhkan keteguhan hati. Berbagai pengaruh internal dan eksternal dalam kehidupan ini dapat mengikis keteguhan hati seseorang. Diantaranya adalah:

1. Memperturutkan Ego dan Nafsu.

Ego dan nafsu cenderung membawa manusia pada sisi materialsme. Memperturutkan ego dan nafsu akan membawa manusia terlalu cinta dunia dan melupakan akhiratnya. Akibatnya kita mudah dijangkiti dengan berbagai penyakit hati. Mudah terjebak dalam penyakit hati seperti ambisi berlebihan terhadap kekuasaan dan harta kekayaan hingga menghalalkan segala cara, mengabaikan nilai-nilai kebenaran dan memperturutkan hawa nafsu duniawinya yang berlebihan lainnya. Penyakit hati inilah yang akhirnya menggerogoti keteguhan hati seseorang.


2. Membiarkan Kesalahan Yang Telah Dilakukan.

Melakukan kesalahan-kesalahan meskipun kecil dalam tingkah laku, maupun tindakan janganlah dianggap hal biasa. Kalau hal ini dibiarkan terus menerus dapat menjadi kebiasaan dan akhirnya dengan mudah tergoda melakukan kesalahan dan penyimpangan lebih besar lagi. Mungkin awalnya hanya korupsi ratusan ribu rupiah misalnya, kalau kita biarkan, lain waktu akan berani korupsi jutaan rupiah. Kalau tetap dibiarkan lama-kelamaan korupsinya menjadi ratusan juta rupiah dan bahkan milyaran rupiah. Sebaiknya ketika kita melakukan kesalahan, sekecil apapun segera kembali pada kebenaran. Karena sesungguhnya suara hati nurani terdalam telah mengingatkan kita untuk kembali pada kebenaran.


3. Pengaruh Lingkungan Kehidupan.

Berbagai pengaruh lingkungan dari luar, misalnya pengaruh negatif dari sarana informasi, tontotan, gaya hidup, tuntutan kehidupan modern yang sangat konsumstif dan lain sebagainya dapat melemahkan keteguhan hati. Kalau hal ini tidak disaring dan disikapi dengan baik, akhirnya dapat meruntuhkan keteguhan hati kita. Hindarilah berbagai pengaruh eksternal negatif yang dapat mengikis keteguhan hati.


Bagaimana agar dapat mempertahankan keteguhan hati kita ?


Mempertahankan keteguhan hati tentu saja diperlukan kemampuan seseorang untuk menjaga kejernihan hatinya. Dengan kejernihan hati, suara hati nurani akan muncul kepermukaan dan menjadi pembimbing dalam setiap langkah kehidupan. Dalam buku “Heart Revolution, Revolusi Hati Nurani Menuju Kehidupan Penuh Potensi”, karya Eko Jalu Santoso yang diterbitkan Elex Media Komputindo, setidaknya ada tujuh langkah dalam usaha menjaga kejernihan hati. Tujuh langka itu adalah, Menetapkan nilai hidup sesuai suara hati nurani, Menjauhi prasangka negative, Menempatkan sudut pandang dari hati, Menghindari pengaruh lingkungan negative, Membebaskan pikiran dari pengalaman negative, Melepaskan energi positif kebaikan dan Memusatkan hati kepada Allah. Lebih lengkapnya Anda dapat membacanya dalam buku ini.


Menurut Ary Ginanjar Agustian dari ESQ Leadership Center yang memberikan komentarnya dalam buku ini mengatakan, “” Revolusi Hati adalah Revolusi Kehidupan. Buku “Heart Revolution” karya Eko Jalu Santoso ini mampu mengasah kecerdasan emosi dan spiritual kita yang sangat bermanfaat bagi bekal menjalani kehidupan.” Siapapun yang menginginkan kehidupan yang penuh potensi ditengah-tengah kehidupan modern yang syarat dengan tantangan dan jebakan, perlu membaca buku ini. Siapapun yang ingin menjaga kekuatan keteguhan hati dan menginginkan kemuliaan dalam hidupnya, perlu membaca buku ini. Siapapun yang ingin melakukan perubahan hidup serta memberikan perubahan bermakna bagi lingkungannya, perlu meresapi buku ini.


Sahabat yang mulia, saatnya untuk kembali pada hati nurani. Bukan hanya mengandalkan kekuatan otak dan pikiran semata, tetapi berusaha mengandalkan kekuatan keteguhan hati. Jadikanlah suara hati nurani Anda sebagai pembimbing dalam setiap langkah kehidupan, agar rahmat dan berkah dari Allah senantiasa mengalir dan memberikan yang terindah untuk hati, perasaan dan seluruh diri kita. SEMOGA BERMANFAAT.


*** Eko Jalu Santoso adalah Founder Motivasi Indonesia (motivasiindonesia@yahoogroups.com), Penulis Buku “The Art of Life Revolution” dan Buku “Heart Revolution, Revolusi Hati Nurani Menju Kehidupan Penuh Potensi”, Keduanya Diterbitkan Elex Media Komputindo.

KEKUATAN HATI MELEBIHI KEKUATAN PIKIRAN

Monday, January 7th, 2008

Oleh: Eko Jalu Santoso

Dalam berbagai training dan seminar motivasi, para motivator seringkali mengajarkan kita untuk selalu berpikir positif. Dalam berbagai tulisan, artikel dan buku-buku motivasipun, para motivator dan penulis juga mengajarkan kita untuk selalu berpikir positif untuk meraih kesuksesan. Memang tidak diragukan lagi kalau kekuatan pikiran positif dapat membawa manusia meraih kehidupan yang positif dan meraih kesuksesan. Maka tidak heran kalau para motivator selalu mengajak kita untuk berpikir positif agar dapat meraih kehidupan yang positif.

Namun, sebagai manusia yang beriman, saya mengajak sahabat semuanya tidak hanya mengandalkan kekuatan otak semata, bukan hanya mengandalkan akal dan kekuatan pikiran semata dalam kehidupan ini. Karena ada kekuatan lain yang lebih dahsyat dari kekuatan otak, akal dan pikiran manusia. Kekuatan ini selain dapat mengantarkan manusia meraih Sukses, juga mampu mengantarkan manusia pada kebijaksanaan dan meraih kemuliaan hidup. Yakni kekuatan hati atau kekuatan hati yang positif, kekuatan hati nurani, kekuatan hati yang jernih. Kekuatan hati ini memiliki kedahsyatan yang melebihi kekuatan pikiran manusia. Karena hati adalah rajanya, hatilah yang mengatur dan memerintahkan otak, akal pikiran dan panca indra manusia.

Kekuatan Hati Lebih “Powerfull”

Di dalam kitab suci Al-Qur’an, secara jelas Allah swt telah menyampaikan bahwa manusia dianugerahi akal untuk berpikir dan memecahkan masalah serta dianugerahi hati untuk memahami realitas. Di dalam hati atau Qalbu ada yang disebut dengan hati nurani atau seringkali disebut hati yang terdalam. Hati nurani ini merupakan sub system di dalam hati yang bekerja secara konsisten ter­hadap kebenaran, kebaikan, kejujuran dan berbagai sifat-sifat mulia lainya. Hati nurani ini berfungsi mengingatkan manusia pada kebenaran, meluruskan ketika manusia melakukan kesalahan, mengingsatkan untuk berbuat kebaikan dan untuk intro­speksi terhadap apa yang ada dalam jiwanya. Disinilah sesungguhnya tempat bersemayamnya sifat-sifat kemuliaan Allah swt

Di dalam hati terdalam manusia sudah tertanam “ built in” percikan sifat-sifat “Illahiah” dari Allah Tuhan Sang Pencipta Kehidupan. Diantara percikan sifat-sifat mulia Allah swt yang sudah tertanam dalam hati manusia adalah sifat kepedulian, kesabaran, kebersamaan, cinta dan kasih sayang, bersyukur, ikhlas, damai, kebijaksanaan, semangat, dan lain sebagainya. Karena itu sesungguhnya kekuatan hati ini sangat “powerfull” untuk meraih kesuksesan dan kemuliaan dalam segala bidang kehidupan. Bagi mereka yang dapat memelihara kejernihan hatinya, akan memiliki kekuatan pandangan mata hati yang tajam, mampu menembus dimensi ruang dan waktu. Kekuatan ketajaman mata hatinya melebihi kekuatan pandangan mata kepala yang sangat terbatas jangkauan pan­dangannya.

Di dalam hati kita sesungguhnya tempatnya pusat ketenangan, kedamaian, kesehatan, dan kebahagiaan sejati yang hakiki. Bahkan hati kita merupakan cerminan dari diri dan hidup kita secara keseluruhan. Di dalam hati terdapat sumber kesehatan fisik, kekuatan mental, kecerdasan emosional, serta penuntun bagi manusia dalam meraih kemajuan spiritualnya. Hati menjadi tempat di mana sifat-sifat mulia dari Allah swt Sang Pencipta Kehidupan bersemayam. Hati adalah tempat dimana semua hal yang terindah, semua hal yang terbaik, hal yang termurni, dan tersuci berada di dalamnya.

Kalau demikian, tidak diragukan lagi bahwa kekuatan hati kita sangat “powerfull” dan sangat dahsyat. Kekuatan hati ini dapat membawa manusia bukan hanya meraih Sukses, namun juga meraih kebijaksanaan, kebahagiaan dan kemuliaan dalam segala bidang kehidupan. Hati yang jernih dapat melahirkan pikiran-pikiran yang jernih dan pada akhirnya dapat melahirkan tindakan-tindakan mulia berdasarkan suara hati nurani. Kejernihan hati dapat menjadikan manusia menjadi mampu bertindak bijaksana, memiliki semangat positif, cerdas dan berbagai sifat-sifat mulia lainnya. Dengan hati yang jernih, kita dapat berpikir jernih dan menjalani kehidupan dengan lebih produktif, lebih semangat, lebih efisien dan lebih efektif untuk meraih tujuan.

Hati Adalah Kunci Keberhasilan Hubungan

Hati juga menjadi kunci keberhasilan hubungan manusia dengan Tuhannya. Karena hati adalah tempat bersemayamnya Iman, dengannya kita bisa berkomunikasi dengan sang Khaliq. Hati juga menjadi kunci keberhasilan hubungan dengan sesama manusia. Hubungan yang dilandasi kejernihan hati akan tumbuh lebih sehat, baik dan konstruktif dengan siapapun. Karena hubungan yang dilandasi kejernihan hati akan mengedepankan kasih sayang, kejujuran, kebersamaan dan saling menghormati. Hubungan dengan sesama manusia akan terasa menyenangkan, menghadirkan kedamaian dan kebahagiaan. Dengan demikian akan semakin banyak orang lain yang akan memberikan dukungan bagi kesuksesan kita.

Dalam kehidupan sebaiknya jangan hanya mengandalkan kekuatan otak dan akal pikiran semata. Karena otak atau pikiran merupakan sesuatu yang terbatas dan bersifat sementara. Berusahalah mendengarkan suara hati nurani, menggunakan kekuatan hati yang positif sebagai pembimbing dalam kehidupan. Karena dialah sesungguhnya diri sejati Anda. Hatilah tempat sifat mulia Allah swt Sang Pencipta bersemayam di dalam diri kita. Dengan senantiasa mendengarkan suara hati nurani berarti mendengarkan suara Allah. Dengan senantiasai menggunakan kekuatan hati berarti menggunakan kekuatan yang dianugerahkan Allah. Menjadikan hati sebagai pembimbing kehidupan, akan membawa manusia menjalani kehidupan dengan penuh kedamaian dan kebahagiaan. Kalau seseorang dapat merasakan kedamaian hati dan kebahagiaan hati, maka akan memiliki hidup yang penuh dengan Sukses dan kemuliaan.

Meskipun demikian tantangan dalam kehidupan modern dewaa ini adalah adanya berbagai godaan yang seringkali dapat mengotori kejernihan hati kita. Seperti adanya sikap egoisme, mementingkan hawa nafsu, mengikuti ambisi meraih kekuasaan dengan menghalalkan segala cara dan berbagai emosi-emosi negatif seperti amarah, dendam, benci dan iri hati, dapat menjadikan kejernihan hati menjadi terbelenggu. Hati yang terbelenggu cahaya kejernihannya tidak dapat memancar ke permukaan. Inilah yang dapat melemahkan kehidupan spiritual umat manusia. Kalau dibiarkan, dapat menjadikan kita semakin sulit mendengarkan bisikan hati dan lebih mempercayai atau mengandalkan kemampuan otak serta produk-produk pikiran atau akal semata. Inilah yang akan melahirkan ketidak seimbangan antara kemampuan nalar dengan hati nurani, sehingga melahirkan berbagai masalah dalam kehidupan.

Lantas bagaimana agar kita dapat menjaga kejernihan hati dalam kehidupan modern yang penuh dengan tantangan dan godaa ini ? Bagaimana dapat memberdayakan kekuatan hati yang positif dalam meraih kehidupan yang penuh potensi dan keagungan insani ? Buku “Heart Revolution, Revolusi Hati Nurani Menuju Kehidupan Penuh Potensi” karya Eko Jalu Santoso yang diterbitkan Elex Media Komputindo, mengajarkan kita untuk mampu mendengarkan suara hati dan memberdayakan dalam meraih kehidupan yang poenuh potensi dan keagungan insani. Sebagaimana disampaikan oleh Dr. Muhammad Syafii Antonio, Chairman Tazkia Business School, “Buku Heart Revolution ini dengan sangat baik mempetakan berbagai pola hidup yang melupakan hati, kemudian berusaha untuk menemukan suara hati yang murni lantas memberdayakannya. Jika hati sudah terberdayakan maka akan terciptalah revolusi diri dan revolusi kehidupan yang pada gilirannya revolusi ummat, berhijrah kearah yang lebih baik.”

Sedangkan menurut Ary Ginanjar Agustian, penulis buku best seller “ESQ & ESQ Power” mengatakan bahwa, ” Revolusi Hati adalah Revolusi Kehidupan. Buku Heart Revolution karya Eko Jalu Santoso ini mengasah kecerdasan emosi dan spiritual kita yang sangat bermanfaat bagi bekal menjalani kehidupan.”

Sahabat semuanya, saatnya untuk kembali pada hati nurani. Bukan hanya mengandalkan kekuatan otak dan pikiran semata, tetapi dengarkanlah suara hati nurani Anda. Jadikanlah suara hati nurani Anda sebagai pembimbing dalam setiap langkah kehidupan, agar rahmat dan berkah dari Allah senantiasa mengalir dan memberikan yang terindah untuk hati, perasaan dan seluruh diri kita. SEMOGA BERMANFAAT.

*** Eko Jalu Santoso adalah Founder Motivasi Indonesia (motivasiindonesia@yahoogroups.com) dan Penulis Buku “ The Art of Life Revolution” dan buku “Heart Revolution, Revolusi Hati Nurani Menuju Kehidupan Penuh Potensi”, keduanya diterbitkan Elex Media Komputindo.

HIDUP INI PENUH KARUNIA

Friday, January 4th, 2008

Oleh: Eko Jalu Santoso

Ketika Anda mendapatkan hadiah ulang tahun dari pasangan anda sebuah laptop canggih yang Anda imipikan, apa yang Anda lakukan ? Tentu Anda akan mengucapkan terimakasih sambil memeluk pasangan Anda bukan ? Apakah Anda telah bersyukur dengan pemberian hadiah itu ? Mungkin jawabannya ya. Namun seiring perjalanan waktu, karena berbagai kesibukan anda, kemudian anda melalaikan hadiah laptop itu dan membiarkan saja, bahkan tidak pernah mau menggunakannya lagi. Apakah Anda masih termasuk orang yang bersyukur ? Pasti jawabannya tidak, bukan. Lantas bagaimana dengan perasaan pasangan Anda yang memberikan hadiah itu ? Pastinya ia akan merasa kecewa dan menganggap Anda tidak berterimakasih dan bersyukur dengan hadiah yang diberikan bukan ?

Sahabat, demikian juga dalam kehidupan ini, sesungguhnya tanpa diminta Allah swt telah memberikan karunia kepada kita berbagai anugerah yang sangat istimewa. Pernahkah Anda berpikir betapa berharganya berbagai anugerah istimewa yang telah diberikan Allah swt kepada kita ? Sadarkah kita semua bahwa Allah telah karuniakan berbagai anugerah tak ternilai harganya dalam kehidupan ini ?. Ya, Dia Allah swt telah karuniakan kepada setiap manusia mulai dari kemampuan fisik yang sempurna, kecerdasan otak yang luar biasa, kekuatan hati yang yang tak ada bandingannya. Dia Allah swt telah berikan kepada kita kedua mata untuk melihat, kedua telinga untuk mendengar, kedua kaki untuk menopang tubuh, hati, ginjal, jantung, paru-paru, tanpa kita harus membayarnya.

Apakah kita sering menganggap remeh dan kurang menghargai berbagai karunia itu semua ? Apakah Anda merasa cukup hanya dengan mengucap terimakasih dan bersyukur atas nikmat dan karunia luar biasa itu ? Ingatlah bahwa hidup ini adalah karunia Allah Sang Pemberi Kehidupan. Dengan berbagai anugerah istimewa, Allah Sang Pemberi Kehidupan mengharapkan kita mampu menggunakannya untuk tujuan mulia. Manusia baru bisa dikatakan benar-benar telah bersyukur dan berterimakasih, kalau kita telah mampu menggunakan dan memanfaatkan sebaik mungkin berbagai karunia yang telah dianugerhakan Allah tersebut. Apabila kita telah menorehkan prestasi-prestasi kebaikan dan memberikan manfaat bagi kehidupan dengan menggunakan karunia yang telah kita miliki tersebut.

Pada saat memasuki awal-awal tahun seperti ini, sebaiknya kita bertanya, apakah kita telah menggunakan karunia yang telah diberikan Allah swt untuk tujuan-tujuan mulia ? Ada baiknya untuk berani bertanya kedalam diri kita masing-masing, prestasi-prestasi apa saja yang sudah kita lakukan dengan menggunakan berbagai karunia yang telah kita miliki ?. Manfaat dan kebaikan apa saja yang sudah kita lakukan dengan berbagai anugerah yang sudah kita miliki ? Sudah kita gunakan untuk apa saja, kedua penglihatan kita, kedua tangan kita, kedua kaki kita, kemampuan kecerdasan otak kita, kekuatan hati nurani kita selama ini ? Apakah kita biarkan saja tanpa menghasilkan manfaat bagi banyak orang lain ? Ataukah hanya kita gunakan untuk kepentingan-kepentingan memenuhi nafsu dan ego pribadi tanpa memikirkan kepentingan orang lain ?

Ada baiknya kita berani bertanya ke dalam diri,

“Seandainya Sang Pemberi Kehidupan mencabut waktu kehidupan kita dan bertanya kepada kita, apakah kita sudah berani berdiri tegak dihadapanNya dengan mengatakan prestasi terbaik dan manfaat yang telah kita lakukan dengan menggunakan anugerah dariNya ?.”

Kita pantas bersyukur masih diberikan kesempatan waktu kehidupan untuk memasuki tahun baru 2008. Ada baiknya untuk menggunakan waktu di tahun 2008 ini lebih baik lagi. Menggunakan berbagai anugerah yang kita miliki untuk lebih memberikan memanfaatkan bagi kehidupan banyak orang. Menggunakan karunia yang telah diberikan Tuhan untuk hal-hal kebaikan. Memanfaatkan semua anugerah pemberian Tuhan secara optimal, bukan hanya untuk kepentingan diri sendiri, tetapi juga untuk manfaat bagi orang lain. Menggunakan karunia Allah yang ada dalam diri kita, seperti kekuatan pikiran dan kekuatan hati untuk menorehkan prestasi dan kinerja terbaik yang bermanfaat.

Lebih baik untuk tidak pernah meremehkan berbagai karunia yang ada dalam diri kita masing-masing-masing. Karena sesungguhnya hidup ini penuh dengan karunia istimewa. Kita sebaiknya mampu menggali berbagai kekuatan dan keunikan pribadi kita untuk menorehkan prestasi terbaik dalam kehidupan. Kita sebaiknya mampu membuktikan telah menggunakan kedua penglihatan, pendengaran, tangan, kaki, otak, dan semua panca indera kita untuk tujuan-tujuan mulia dalam kehidupan. Inilah bentuk rasa syukur dan ungkapan terimakasih kita kepada Allah swt atas segala karunia yang telah kita terima.

SEMOGA BERMANFAAT. SALAM SUKSES DAN MULIA

*** Eko Jalu Santoso adalah Founder Motivasi Indonesia (motivasiindonesia@yahoogroups.com), Penulis buku “The Art of Life Revolution” dan buku “Heart Revolution, Menuju Kehidupan Penuh Potensi”, keduanya diterbitkan Elex Media Komputindo.