Oleh: Eko Jalu Santoso
“Selamat siang pak Eko, Sebelumnya minta maaf bila mengganggu waktu bapak. Menanggapi tulisan bapak beberapa waktu lalu hal mengubah realitas diri.ternyata dalam prakteknya begitu sulit pak.apalagi bagi saya yang terancam PHK dimana perusahaan yg selama 12 th tempat menjemput rejeki bagi keluarga saya telah dinyatakan DITUTUP.seakan hidup bagai ikan yg biasa di aquarium lantas dipindah ke samudra bebas,begitu asing dan mmbingungkan.mau keja lagi selain pendidikan yg pas-pasan juga umur yg sudah tak muda lagi.mau buka usaha selain belum pengalaman juga seolah di tiap pojok tempat semua jenis usaha telah tersedia.
Bapak Eko Jalu, sudah tertutupkah jalan saya kedepan untuk maju? apa langkah saya terbaik untuk menunjang masa depan ? Sebelumnya minta maaf atas pertanyaan saya yang klasik,bodoh dan tak berbobot ini. Terpaksa saya banyak tanya karena hanya itu yang bisa saya lakukan dalam kebingungan saya saat ini. Terima kasih atas tanggapannya. Salam.”
Demikianlah salah satu email yang saya terima dari salah seorang member Motivasi Indonesia yang sedang mengalami kesulitan dan kegundahan hatinya. Mungkin banyak diluar sana saudara-saudara kita, orang-orang yang dekat dengan kita atau bahkan mungkin ada diantara para sahabat yang pernah menghadapi situasi sulit seperti ini dalam kehidupan ini. Bagaimana kita menyikapinya ?
Sahabat Motivasi Indonesia, kehidupan tidak mungkin selalu menghadirkan apa yang menjadi harapan kita semua. Adakalanya kita dihadapkan pada situasi-situasi sulit yang diluar harapan kita. Sebagai manusia yang cerdas, kita perlu menyadari bahwa setiap diri kita sudah dibekali kekuatan hati, kekuatan otak untuk berpikir dan kekuatan tubuh yang sempurna dari Tuhan Sang Pencipta Kehidupan. Berbagai bekal itu merupakan anugerah yang tak ternilai harganya bagi kita. Dengan Kesadaran ini, maka setiap diri kita sebaiknya selalu memelihara keyakinan hati akan mampu untuk mengarungi samudra kehidupan dan menentukan jalan kehidupan kita sendiri, tentu saja dnegan pertolongan Tuhan.
Maradona seorang bintang sepakbola legendaris pernah mengatakan bahwa, “selama pertandingan belum berakhir, maka kesempatan belum selesai.” Artinya selama peluit tanda berakhirnya pertandingan belum ditiup oleh wasit, berarti masih ada kesempatan untuk memenangkan pertandingan. Dalam kehidupan kita, aplikasinya adalah selama belum berakhir waktu kehidupan kita, maka masih ada kesempatan terbuka luas untuk memenangkan kehidupan.
Sahabat, tidak ada jalan yang tertutup selagi kita masih memiliki kehidupan, kecuali kita sendiri yang menutupnya. Sumber rejeki sesunguhnya yang paling besar ya adanya di samudra luas kehidupan ini, melalui berbagai pintu-pintunya. “Sembilan dari sepuluh pintu rejeki itu datangnya dari perniagaan”, demikian salah satu hadits Rasulullah s.a.w. Dengan demikian, terbuka luas kesempatan bagi siapapun yang mau menjemputnya melalui pintu-pintu tersebut. Kalau saat ini kita menghadapi situasi di PHK sehingga sumber rejeki melalui gaji tetap selama 12 tahun misalnya, akan berhenti, maka mulailah menciptakan sumber rejeki anda sendiri.
Kalau saat ini Anda merasa tidak lagi mendapatkan sumber rejeki, yang bisa anda lakukan adalah menciptakan sumber rejeki tersebut bagi diri anda sendiri.
Pertanyaannya pasti, bagaimana caranya?
1. Temukan Peluang Di Sekeliling Anda.
Pertama yang perlu dilakukan adalah melihat ke sekeliling kita atau sekitar lingkungan kita. Mulailah dari yang paling dekat dan berhubungan dengan Anda, melihat berbagai hal yang ada di sekeliling kehidupan anda, untuk menemukan peluang yang bisa dikembangkan menjadi sumber rejeki bagi anda. Mulailah dengan menemukan berbagai masalah atau kebutuhan orang lain, misalnya. Berawal dari niat membantu menyelesaikan masalah dan kebutuhan orang lain ini dapat memunculkan sumber peluang bagi sumber rejeki. Banyak hal yang bisa digali dari masalah dan kebutuhan orang lain ini. Gali dan temukan oeluang-peluang di sekitar anda, dengan orientasi membantu menyelesaikan masalah dan kebutuhan orang lain.
2. Gali Kemampuan Sendiri.
Setiap orang pasti memiliki kekuatan dan kelemahan dalam dirinya. Seringklai orang kurang menyadari kekuatannya dan lebih berfokus pada kelemahannya sendiri. Akibatnya potensi kekuatan dalam dirinya tidak muncul ke permukaan. Gali dan temukanlah kekuatan-kekuatan yang ada dalam diri anda dan abaikan segala kelemahan-kelemahan yang dapat menjadi penghalang. Biasanya kelemahan-kelemahan itu adalah rasa ketakutan gagal, perasaan malu memulai sesuatu, perasaan gengsi, dan hal-hal negative lainnya. Jangan sampai anda terbutakan oleh kelemahan dan hal-hal negative itu, sehingga kekuatan anda menjadi tersembunyi, tidak muncul ke permukaan. Kembangkan apa yang masih bisa anda lakukan untuk menciptakan maha karya yang mampu mendatangkan manfaat bagi orang-orang disekitar anda.
3. Landasi Dengan Niat Ketulusan Membantu.
Salah satu hukum alam adalah siapa yang menabur dia akan menuai. Kalau anda mulai menabur kebaikan akan menuai kebaikan pula. Mulailah denga niat yang tulus untuk membantu menyelesaikan masalah dan kesulitan orang lain. Fokus kita jangan pada uangnya, tetapi lebih utama adalah bagaimana dapat membantu menyelesaikan masalah dan kebutuhan orang lain. Jangan datang kepada orang lain dengan kesulitan anda, pasti tidak akan diperhatikan.
M Yunus dengan Grameen Bank, misalnya. Awalnya dengan tulus, M. Yunus menyalurkan bantuan keuangan bagi orang-orang miskin yang membutuhkan untuk membangun usaha kecil. Dilamndasi niat yang tulis agar dapat membantu mereka lebih independen secara keuangan. Mulai dari membantu beberapa orang saja, ia akhirnya mampu membantu jutaan warga miskin di Bangladesh, untuk membangun usaha yang bisa membuka pintu keluar dari kemiskinan. Usahanya ini mengundang banyak perhatian dan dukungan dari banyak orang, sehingga dukungan finansial dan non-finansial mengalir kepadanya.
4. Miliki Keyakinan Hati.
Tidak ada yang dapat mengalahkan keyakinan hati seseorang. Kalau anda sudah menetapkan keyakinan hati untuk melangkah melakukan sesuatu yang baik, pastikan anda yakin bahwa apa yang anda putuskan itu memang bisa dijalankan dengan baik. Semakin tinggi keyakinan kita untuk sukses, semakin dekat kita pada kesuksesan tersebut. Tanamkan keyakinan bahwa anda tidak boleh gagal, karena anda telah mempertaruhkan modal anda, tabungan anda, tenaga anda misalnya. Dengan keyakinan yang kuat ini, ia menembus berbagai masalah dan hambatan. Berbagai ide kreatifpun muncul ketika kita tetap fokus dan yakin akan keputusan yang telah kita ambil.
5. Pelihara Ketekunan.
Orang yang sukses adalah orang yang tekun dan mau bangkit kembali setelah mereka jatuh. Ya, kunci sukses untuk mendatangkan rejeki adalah ketekunan dan tidak mudah menyerah. Ketika dihadapkan masalah kemudian kita langsung putus asa, sudah pasti keberhasilan tidak akan datang. Lihatlah para kontestan Indonesia Idol, bagaimana ia dikritik dan dicela dihadapan jutaan penonton oleh sang juri ? Kalau ia kemduian putus asa dan menyerah, sudah pasti tidak akan menjadi bintang Indonesia Idol, misalnya. Tetapi kalau mereka tidak gentar dan justru kritik para juri tersebut ia jadikan pelajaran berharga, maka kesuksesan pasti akan diraih.
6. Tawakal Kepada Allah.
Kalau kita sudah melakukan ikhtiar atau usaha lahiriah dengan berbagai cara, maka jangan pernah sekalipun melupakan ikhtiar batin dengan berdoa dan memohon kepada Allah yang maha memiliki rejeki. Kuasa tertinggi adalah milik Allah, bukan milik manusia. Tawakal dan berserah diri serahkanlah semuanya kepada Allah. Terimakah apapun yang datang kepada anda dengan ikhlas, sambil tetap berdoa memohon kepada Allah. Yakinlah bahwa Allah adalah penolong terbaik kita.
Sahabat, yakinlah setelah kesulitan pasti akan ada kemudahan, pasti ada peluang untuk mendatangkan kemudahan rejeki. Yang penting kita jeli melihat peluang usaha di sekitar kita, mulai dari usaha kecil sesuai dengan kemampuan modal dan pengalaman kita, sampai dengan usaha yang lebih besar terbuka lebar dihadapan kita. Fokus pada kemampuan yang masih kita miliki, dengan niat tulus dalam menjalankan usaha, tekun dalam menjalankannya dan tawakal kepada Allah, maka rejeki akan datang dan mengalir kepada anda. SEMOGA BERMANFAAT.